NEGARA – Makepung merupakan salah satu tradisi masyarakat Jembrana yang masih lestari hingga saat ini.

Bahkan, makepung menjadi salah satu atraksi menarik banyak wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang ke Jembrana menyaksikan tradisi ini.

Karena itu, makepung mendapat perhatian dari Nengah Tambah, salah satu calon bupati Jembrana yang ikut di Pilkada Jembrana 2020.

Menurut Nengah Tamba, makepung merupakan tradisi pacu kerbau khas Jembrana yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional sehingga harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

“Kami memandang pentingnya pelestarian atraksi khas turun-temurun yang merupakan warisan budaya petani, dan sarat dengan nilai luhur,” ujar Tamba.

Calon wakil bupati yang didampingi I Gede Ngurah Patriana Krisna, putra mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa, sudah meracang program khusus untuk tradisi makepung.

Di antaranya, pada tahun pertama, akan memberikan dana pembinaan sebesar Rp 5 juta per tahun per cikar dan akan disesuaikan di tahun-tahun berikutnya.

Selain pemberian dana pembinaan, akan menyiapkan sirkuit yang representatif dan didampingi tim Jembrana emergency medical service untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada peserta maupun penonton.

Sehingga, saat pelaksanaan makepung selain memberikan rasa aman dan nyaman, bisa membuat peserta bahagia dna penonton pun bahagia,” ungkapnya.

Selain tradisi makepung, program lain disiapkan untuk kemajuan dan kelestarian seni dan budaya Jembrana.

Sumber : radarbali

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *