BANGLI, Bawaslu Bangli siap-siap memanggil untuk klarifikasi seorang pegawai tidak tetap (PTT) Pemkab Bangli. Sebab PTT itu berpose dengan salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bangli.  Berdasarkan foto yang didapatkan Bawalsu, PTT yang seorang laki-laki itu diketahui berfoto dengan mengacungkan jari sesuai nomor urut salah satu paslon.

Ketua Bawaslu Bangli I Nengah Purna membenarkan hal itu saat dikonfirmasi Selasa (6/10). Bawaslu menduga ada keberpihakan atau tidak netral dari PTT itu. Dengan pose jari sesuai nomor urut paslon, dia patut diduga terlibat aktif. Hanya saja, Purna enggan menyebut paslon yang diajak foto bersama itu. “Nanti lah,” katanya.

Yang jelas, ungkap Purna, berdasarkan hasil penelusuran Bawaslu, PTT tersebut telah mengakui bahwa memang dirinya dalam foto yang didapatkan Bawaslu. Foto bersama paslon dilakukan saat paslon tersebut kampanye di salah satu desa di Kecamatan Tembuku, beberapa waktu lalu. Namun, Bawaslu belum memastikan kapan yang bersangkutan dipanggil untuk melakukan klarifikasi. “Baru penelusuran saja. Hasil penelusuran, yang bersangkutan mengakui bahwa yang ada di foto tersebut dirinya,” tegas pejabat asal Desa Pengotan itu. Keterangan lebih lanjutnya akan disampaikan saat klarifikasi nanti.

Untuk memastikan netralitas yang bersangkutan, Bawaslu juga akan meminta keterangan tambahan dari beberapa orang. Dipastikan bukan dari paslon yang diajak foto, melainkan masyarakat yang juga ikut foto bersama atau pihak lain yang mengetahui kejadian.  Setelah dilakukan klarifikasi, baru kemudian Bawaslu memutuskan PTT itu melanggar atau tidak. Pun demikian dengan sanksi ketika memang pelanggaran juga akan ditentukan nanti.

Beberapa kali kesempatan, Bawaslu sebenarnya telah mengingatkan agar aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, penyelenggara pemilu, dan pihak lainnya yang digaji oleh pemerintah atau negara bersikap netral kaitan dengan pilkada. Tidak ikut berpolitik praktis. Jika hal itu dilanggar siap-siap berurusan dengan Bawaslu, bahkan kepolisian.

Sumber : baliexpress

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *