MUNTOK, – Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi menyebutkan bahwa ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat akan digilir untuk melakukan kampanye per dapil di Kabupaten Bangka Barat.

Pardi menjelaskan, zona kampanye para paslon ditentukan oleh KPU Kabupaten Bangka Barat agar tidak memicu bentrok jika tidak diatur.

“Memang pada prinsipnya rapat umum kan tidak ada lagi kampanye ini cenderungnya untuk membatasi rapat umum agar tidak terjadi bentrok,” ucap Pardi, Selasa, (29/09/2020).

“Tetapi kita mengatur karena rapat umum di PKPU 13 dihilangkan jadi sesuatu yang dilarang, tetapi kita juga mengatur tentang rapat yang masih diperbolehkan itu dua yaitu pertemuan tatap muka sama pertemuan terbatas,” sambungnya.

Pardi menuturkan, pihaknya akan membuat zona kampanye sesuai dengan Dapil yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

“Berarti ada tiga dapil kita buat zona A, B, dan C. zona A adalah Muntok dan Simpang Teritip, Zona B adalah Jebus dan Parittiga, dan Zona C adalah Tempilang dan Kelapa,” tukasnya.

Pardi menerangkan bahwa paslon setiap harinya akan bertukar-tukar zona untuk kampanye sesuai dengan jadwal yang sudah diatur oleh KPU Kabupaten Bangka Barat agar tidak terjadi rebutan zona untuk berkampanye.

“Jadi kita itu selama 71 hari zona itu terbagi merata jadi bertukar setiap hari jadi semua pada prinsipnya kebagian. jadi pada dasarnya setiap hari mereka bisa kampanye cuman diatur tempatnya,” cetus Pardi.

Pardi mengatakan, bahwa akan menjadi pelanggaran kampanye apabila paslon berkampanye bukan pada jadwal zona yang telah ditentukan dan sanksinya bisa sampai kepada pemberhentian sebagai pasangan calon.

“Tapi ya tidak mungkinlah mereka mau melanggar yang jelas STTP tidaj dikeluarkan polres kalau dia kampanye diluar zonanya,” tutur Pardi.

Pardi menyebutkan paslon terserah mau berapa banyak titik yang akan dikampanyekan asalkan masih berada dalam zonanya.

Sumber : wowbabel.com

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *