BELITUNG TIMUR – Ketua KPUD Belitung Timur Rizal menyampaikan berkenaan dengan metode berkampanye bagi pasangan calon yang sudah diatur dalam PKPU nomor 11 tahun 2020 perubahan atas PKPU nomor 4 tahun 2017.

Dia menjelaskan di dalamnya memuat bahwa bentuk kampanye adalah berupa pertemuan tatap muka dan pertemuan terbatas.

Selain itu juga ada pemasangan alat peraga yang nanti akan difasilitasi KPU dan dapat diadakan oleh paslon sesuai ukuran yang di fasilitasi KPU.

“Penyebaran bahan kampanye, ada 13 item. Ada topi, baju, penutup kepala, stiker, dan ditambah ada mengacu pada protokol kesehatan misalnya hand sanitizer, masker dan face shield,” ujar Rizal kepada posbelitung, Selasa (29/9/2020).

Bagaimana dengan kampanye dengan model blusukan?

“Berkenaan dengan kampanye dengan sistem blusukan termasuk metode kampanye penyebaran bahan kampanye,” Imbuhnya

Dia menjelaskan walaupun mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lain, setiap kegiatan kampanye wajib untuk mendapat izin dari Polres Beltim dengan mengajukan surat tanda terima pemberitahuan (STTP).

Terkait protokol kesehatan ketika melakukan kampanye, paslon maupun tim kampanye pada pertemuan tatap muka dan terbatas wajib melaksanakan protokol kesehatan.

“Contohnya disiapkan hand sanitizer dan cuci tangan untuk digunakan. Serta gunakan masker dan menyiapkan alat pengukur suhu tubuh. Itu kalau kita mengadakan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas,” jelas Rizal.

Begitu pula dengan penyebaran bahan kampanye.

Bahan kampanye harus dibungkus dengan plastik, sudah disterilkan dan disemprot disinfektan sebagaimana ketentuan aturan.

“Bahan kampanye harus disampaikan oleh pelaksana atau petugas kampanye dengan menggunakan sarung tangan. Hal ini untuk pencegahan penularan virus covid,” bebernya.

Sumber : Belitung.tribunnews.com

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *