KOBA, Berkenaan dengan telah dimulainya masa kampanye Pilkada Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bateng melaksanakan penertiban alat peraga sosialisasi/ baliho milik Pemkab Bateng yang masih memajang foto Calon Bupati (Cabup) Petahana, Ibnu Saleh.

Komisioner Bawaslu Bateng, Wahyu Tri Buwono, mengungkapkan bahwa Cabup Petahana telah dinyatakan cuti sejak tanggal 26 September 2020, sehingga semua alat peraga sosialisasi Pemkab Bateng yang masih terpampang wajah Cabup Ibnu Saleh harus diturunkan.

“Kita lakukan penertiban karena beliau sudah terhitung cuti sejak 26 September lalu,” terang Wahyu, Selasa (29/9/2020).

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan surat imbauan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Bateng beberapa waktu lalu untuk menurunkan alat peraga sosialisasi yang bergambarkan Cabup Ibnu Saleh. Menurutnya tujuan dari penurunan alat peraga tersebut adalah untuk menjaga netralitas pilkada, terutama yang terkait dengan penggunaan fasilitas negara dalam masa kampanye.

Wahyu berujar bahwa penurunan alat peraga secara prosedurnya diawali dengan adanya imbauan dalam jangka waktu 2×24 jam, kemudian apabila tidak diturunkan setelah keluarnya surat imbauan tersebut, maka bawaslu bekerjasama dengan Satpol PP Bateng dan juga pihak kepolisian akan melakukan penertiban.

“Kami juga mengimbau ASN di setiap OPD untuk menjaga netralitas, harapannya supaya Pilkada 2020 berjalan lancar, damai, dengan netralitas ASN yang tetap terjaga,” imbuhnya.

Wahyu menyebutkan bahwa pihaknya telah memetakan sekitar 35 titik baliho atau alat peraga yang terdapat di wilayah komplek perkantoran Pemkab Bateng yang akan diturunkan. 

Ia juga menyampiakan bahwa pihaknya serius mengawasi jalannya pilkada Bateng 2020.

“Kepada masyarakat kami sampaikan untuk tidak termakan dengan isu-isu yang beredar di media sosial karena Bawaslu bekerja sesuai dengan peraturan,” tandasnya

Sumber : wowbabel.com

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *