BANDAR LAMPUNG – Calon bupati (cabup) Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dan istrinya Ellya Lusiana dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil swab RS Mayapada Hospital Jakarta, Selasa (29/9). Sebelumnya, Senin (28/9) kemarin, Loekman sempat dinyatakan terkonformasi positif berdasarkan pemeriksaan di RS Ahmad Yani Kota Metro.

Bahkan setelah positif, Loekman dan istri dibawa mobil ambulans dirujuk ke RS Demang Sepulau Raya, Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah. Namun data yang diperoleh Republika.co.id, Selasa (29/9), laporan hasil laboratorium spesimen di RS Mayaada Hospital Jakarta menyebutkan Loekman dan istrinya  negatif.

Kepala Kominfo Pemkab Lampung Tengah Nila Kelana menyatakan benar hasil swab bupati nonaktif dan istrinya negatif Covid-19 berdasarkan hasil dari RS Mayapada Hospital Jakarta yang keluar pada Selasa (29/9). “Hasilnya negatif,” katanya.

Setelah berada di RS Demang Sepulau Raya, Gunungsugih, Lampung Tengah, atas permintaan keluarga, Loekman dan istrinya dirujuk ke RS Mayapada Hospital Jakarta dan diambil swabnya.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 1 menit 13 detik Loekman Djoyosoemarto memberikan keterangan sambil tiduran di ruang perawatan. Loekman menyatakan tidak perlu khawatir karena kondisinya baik-baik saja setelah sebelumnya lemas dan tidak ada nafsu makan.

“Tapi mulai pagi ini tadi saya sudah julai enak makan. Dan kondisi saya jauh lebih baik dari dua hari lalu,” kata Loekman dalam videonya yang beredar di grup Whatsapp sejak Senin (28/9).

Loekman merupakan satu dari tiga pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada Kabupaten Lampung Tengah pada 9 Desember 2020. Saat ini, Loekman berstatus bupati Lampung Tengah nonaktif.

Sementara berdasarkan keterangan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana terdapat dua orang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Lam pung Tengah. Meski tidak spesifik menyebutkan identitasnya, pasien tersebut bernomor 847 laki-laki 65 tahun sedang menjalani isolasi di rumah sakit dan pasien 848 perempuan 62 tahun yang sedang menjalani isolasi di rumah sakit.

Sumber : republika.co.id

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *