LABUHANBATU – Komisi Pemilihan Umum Daerah Labuhanbatu tidak menerima formulir BKWK Partai Amanat Nasional (PAN – Red) sebagai partai pengusung milik Paslon Andi Suhaimi – Faizal Amri (ASRI).

Ketika mendaftar sebagai calon Bupati – Wakil Bupati Labuhanbatu tahun 2020 di Kantor KPUD Jalan WR Supratman nomor 52 Rantauprapat, Sabtu (05/09/2020).

Ketua KPUD Labuhanbatu Wahyudi menerangkan, tidak diterimanya berkas formulir B1KWK Partai Amanat Nasional (PAN – Red) sebagai partai pengusung milik Paslon Andi Suhaimi – Faizal Amri (ASRI) berdasarkan aturan yang berlaku sebagai penyelenggara pemilu.

Menurutnya, untuk syarat calon seharusnya Bapaslon harus menyediakan syarat pencalonan diantaranya BKWK tentang pernyataan bersama partai politik mengusung Bapaslon tentu ditandatangani oleh ketua partai dan sekretaris tingkat kabupaten/kota.

Kemudian formulir B1KWK tentang keputusan partai politik tingkatan pimpinan pusat menyatakan mengusung salah satu Bapaslon.

Ketika mendaftar, pimpinan partai politik harus ikut mendaftarkan Bapaslon ke KPU setempat tetapi bagi Bapaslon ASRI, terlihat ketua dan sekretaris DPD PAN Labuhanbatu tidak dapat menghadiri berkas tersebut.

“Artinya, tuk PAN kita tidak bisa menerimanya karena tidak diikuti pimpinan partai politik hari ini dan tidak ada BKWKnya. Terkait berita acara tentang itu, nanti kita siapkan. Artinya, usungan dari PAN tidak memenuhi syarat,” ujar Wahyudi.

Sementara, Paslon Andi Suhaimi Dalimunthe ditemui disela-sela menunggu berita acara ditemui wartawan menjelaskan, dia tetap akan merasa bahwa mereka mendapat usungan dari DPP PAN, apalagi hingga mendaftar tidak ada surat pembatalan oleh DPP PAN kepada mereka.

Terkait tidak ikutnya pimpinan partai politik tingkat kabupaten mendampingi dirinya, menurut H Andi, itu dikarenakan Ketua DPD PAN Labuhanbatu juga merupakan salahsatu pasangan yang ikut berkontestasi di Pilkada Labuhanbatu tahun 2020.

“Mana mungkinlah saya bawa kemari, ketuanya mencalon, sangat tidak logikalah. Belum ada pembatalan usungan kepada kami. Sepanjang belum ada pencabutan, saya punya hak,” tegas H Andi Suhaimi Dalimunthe.

Sebelumnya, pasangan Petahana Kabupaten Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe bersama H Faizal Amri Siregar (ASRI) mendaftarkan diri ikut Pilkada serentak tahun 2020 di KPUD Labuhanbatu.

Seperti diketahui, Ketua DPD Golkar Labuhanbatu dan juga Bupati Labuhanbatu saat ini, H Andi Suhaimi Dalimunthe kini maju jalur partai politik dengan usungan jumlah 10 kursi di DPRD milik Golkar sendiri.

Selain itu, pasangan ASRI itupun membawa dokumen atau surat keputusan dari DPP PAN yang dituangkan dalam formulir B1KWK tentang usungan kepadanya. Namun sayang, KPU tidak memasukkannya sebagai partai pengusung lainnya. Karena, selain telah mengusung pasangan lain, juga syarat pencalonan dinilai tidak memenuhi syarat.

Terkait dengan itu, H Andi pun meminta kepada KPU Labuhanbatu agar menuangkan di dalam berita acara terkait PAN tidak dapat dijadikan sebagai pengusung pasangan ASRI tersebut. (MAhRA).

Sumber : kliksumut.com

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *