BONTANG– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang menggelar sosialisasi Partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN).  dalam pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota di Auditorium 3 Dimensi, Jln. Awang Long, Senin (21/9/2020).

Agenda ini bertujuan mendorong partisipasi pemilih di Pilkada Bontang mendatang dapat dimaksimalkan, termasuk di kalangan ASN.

Hadir sebagai narasumber dari KPU Bontang, Bawaslu, Inpektorat Wilayah, dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bontang.

Selain itu, diikuti 76 perwakilan ASN di antaranya, sekretaris dan kasubag umum di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai peserta.

“Harapannya yang hadir bisa menyampaikan ke ASN lainya di masing-masing OPD,” kata Kepala Badan Kesbangpol Bontang Sony Suwito.

Disebutkan Sony, ada tiga poin penting pelaksanaan tersebut. Yakni netralitas ASN, partisipasi dalam Pilkada, hingga pemahaman mengenai kerawanan pelanggaran protokol kesehatan di tengah pandemi, saat pelaksanaan Pilkada.

“Keberpihakan terhadap dua pasangan calon pastinya akan ada. Tapi ditekankan harus tetap netral, jangan masuk terlalu jauh,” tegasnya.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam sambutanya juga menegaskan, keikutsertaan ASN dalamdi Pilkada mendatang harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Ia juga meminta agar ASN bisa menjadi pelayanan baik bagi masyarakat dalam menyukseskan Pilkada.

“Saya kira masyarakat dan ASN sudah dewasa dalam berpolitik, makanya ayo kita mengawal ini bisa lebih meningkat lagi jumlah pemilih,” tegas Neni.

Selanjutnya, Neni juga menuturkan, partisipasi ASN juga perlu menjaga kondusifitas selama penyelenggaraan pemilu berlangsung. “Jangan sampai ada politik SARA yang bisa memancing kegaduhan,” tandasnya.

sumber : paradase.id

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *